Kamis, 18 November 2010

bencana gunung merapi

Letusan gunung berapi


Jenis Bencana
Video File - Audio File - Document File
Gunung Api


Gunung api merupakan satu lubang yang muncul dari permukaan bumi dari persediaan dalam jumlah besar batuan yang mencair, yang disebut magma, didalam kerak bumi. Magma yang merupakan ramuan dasar untuk letusan gunung berapi adalah batuan yang mencair dan akumulasi gas-gas di bawah gunung berapi yang aktif yang berada di daratan atau di laut. Magma yang terbentuk dari silikat-silikat yang mengandung gas-gas yang bisa larut dan kadang-kadang menjadi mineral-mineral yang mengkristal dalam bentuk seperti cairan yang tidak dapat larut yang mengapung. Didorong oleh daya apung dan tekanan gas, magma, yang lebih ringan dibandingkan dengan batuan sekitarnya memaksa magma tersebut keluar ke atas. Ketikan magma itu mencapai permukaan, tekanannya menjadi berkurang yang memungkinkan larutan gas itu mengeluarkan busa putih, menodrong magma melewati gunung berapi ketika gas-gas tersebut dilepaskan. Gunung berapi melepaskan cairan batuan yang disebut lava dan atau abu dan batu-batu yang disebut tephra. Indonesia adalah suatu kepulauan dan dikenal sebagai Negara yang kaya akan gunung api, yang berderet pada jalur tektonik sepanjang lebih kurang 7000 km, mulai dari busur Sunda (Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara), Busur Banda (Banda, Ternate, Nila, Damar), Busur Sulawesi (Sulawesi Utara, Sangir Talaud), samapai dengan busur Halmahera (Halmahera dan sekitarnya).
Bentuk gunungapi tergantung pada bahan erupsi, letak titik erupsi, sifat erupsi, tipe erupsi, lingkungan gunungapi berada. Bahan piroklastik akan membentuk kerucut yang sangat mudah tererosi. Jika pusat erupsi berpindah-pindah maka bentuk gunungapi tidak teratur.
    * Bentuk Kaldera
    * Bentuk Kerucut Cinder
    * Bentuk Perisai
    * Bentuk Gunung Api Strato
    * Bentuk Kubah lava

Erupsi vulkanik masing-masing menghasilkan lava dan piroklastik. Erupsi berdasarkan sumber kejadiannya dapat dikelompokkan menjadi
  • Erupsi magmatik
  • Erupsi preatik
  • Erupsi preto magmatik
Letusan letusan gunung api dapat diuraikan sebagai berikut dalam susunan intensitas yang semakin mengecil

a. Tipe Pelean
Tipe ini adalah tipe letusan yg paling merusak, magama meletus keluar lewat tempat yang lemah dari pungung gunung.
b. Tipe Plinean
Tipe ini adalah dimana magma dilepaskan, dorongan keatas yang kuat dari gas yang dihasilkan dapat membentang jauh sampai di atmosfir. Tipe letusan ini pernah terjadi di Gunung Pinatubo pada tahun 1991.
c. Tipe Vesuvius
Tipe ini besifat eksplosif dan terjadi kadangkala saja. Letusan dari bentuk magma mengeluarkan awan abu yang bisa menutupi area yang luas
d. Tipe Vulkanian
Tipe ini adalah lava yang membentuk kerak di atas lubang-lubang vulkanis diantara letusan yang membentuk volcano. Letusan yang terjadi berikutnya jauh lebih dahsyat dan mengeluarkan awan-awan materi yang padat.
e. Tipe Stromboli
Tipe ini adalah gas-gas lepas lepas lava yang bergerak secara perlahan diantara letusan dapat terjadi terus menerus. Bom vulkanis dari gumpalan lava bisa dikeluarkan menuju langit.
f. Tipe Hawai
Tipe ini adalah dimana lava mudah bergerak dan mengalir secara bebas dan gas-gas dilepaskan relatif dengan cara yang tenang.
g. Tipe Islandia
Tipe ini mirip dengan tipe hawai, dimana lava mengalir dari celah-celah yang dalam dan membentuk lembaran-lembaran yang membentang pada semua jurusan lava.

♥ Pray and Fight for Indonesia :')

Untuk kesekian kalinya Indonesia-ku mengangis lagi :( kali ini bencana tsunami sama meletusnya gunung merapi. kalo bencana gunung meletus sih aku gak seberapa kaget. kan sehari sebelumnya udah diberi peringatan "AWAS" buat penduduk di sekitar Magelang itu. ternyata bener, pas malam hari gunung itu meletus. 
naah kalo bencana Tsunami itu aku yang kaget. kasian banget kenapa harus orang Mentawai yang duiuji. Aku sih bersyukur banget bukan Malang, tapi otrang Mentawai itu kan masih primitif :'( mereka seakan-akan seperti manusia baru lahir yang tidak dilumuri dosa. wajah polos mereka yang dibasahi oleh linangan air mata yang paling mbuat aku gak tegaa! lebih dari 300 jiwa terenggut di bencana ini. 


memang sih kalau Allah sudah mengatakan "KUN FAYAKUN!" maka yang terjadi, terjadilah. tapi gak mungkin Allah memberi cobaan kalau kita gak berbuat suatu kesalahan. Ya Allah aku sih cuma bisa berharap ini jadi bencana yang terakhir di bumi pertiwi tercinta. dan semoga orang-orang yang ditinggal sanak saudaranya bisa dilapangkan dadanya. Amiiiinnn....

kalo udah kayak gini siapa yang harus introspeksi? kita semua pastinya!
Ayoo dooong Indonesia-ku, WAKE UP!! yang paling mudah untuk memperbaiki semua kesalahan kita itu MENCINTAI ALAM. alam pasti tidak akan murka kalau kita selalu peduli sama dia. yang kedua kurangin tuh maksiat. kayak maksiat udah merajalela. Astaghfirullaaah --"
gak ada yang gak mungkin. semua masih bisa kita perbaiki asalkan kita berjanji gak ngulangin lagi. lebih baik terlambat kan, daripada gak sama sekali. kita mulai semuanya dengan bercermin pada diri kita sendiri. aku sendiri ngaku masih sering "nakal" sama alam ini. aku masih sering buang sampah sembarangan, itu yang paling sering aku lakuin. hehhehe..
kalau setiap idividu udah bisa instropeksi, percaya deh lama-kelamaan Indonesia bakal kadi negara yang maju dan berkualitas. serta memiliki anak bangsa yang berilmu dan berbudi pekerti :) Amin Ya Robbal 'Alamin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar